
Merangin (man2merangin) --- Para guru matematika di MAN 2 Merangin melakukan kegiatan diskusi profesional yang membahas penyusunan soal ujian dan sistem penilaian pembelajaran, Kamis (21/5).
Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi para guru untuk meningkatkan kompetensi dalam merancang evaluasi pembelajaran yang sesuai dengan capaian kompetensi peserta didik.
Dalam forum diskusi, para guru membahas teknik penyusunan soal yang berkualitas, mulai dari pembuatan soal berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skills), penyusunan kisi-kisi, hingga penentuan indikator penilaian yang objektif dan terukur. Selain itu, guru-guru juga mendiskusikan bentuk penilaian formatif dan sumatif yang efektif diterapkan di kelas.
Ketua diskusi Bapak M. Sabriyanto, S.P yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum menyampaikan bahwa penyusunan soal dan sistem penilaian harus dilakukan secara terarah dan sesuai dengan tujuan pembelajaran. Dalam paparannya, Sabriyanto menekankan pentingnya soal yang mampu mengukur pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan pemecahan masalah peserta didik.
�Guru tidak hanya dituntut membuat soal yang sulit, tetapi juga soal yang mampu menggambarkan kemampuan nyata siswa sesuai indikator pembelajaran. Penilaian yang baik akan membantu guru mengetahui perkembangan belajar peserta didik secara lebih objektif,� ujarnya dalam sesi diskusi.
Diskusi berlangsung aktif dengan adanya sesi berbagi pengalaman antar guru terkait kendala yang sering dihadapi saat menyusun soal ujian. Para guru juga saling memberikan masukan mengenai teknik penilaian yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran saat ini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru matematika dapat menghasilkan instrumen penilaian yang lebih berkualitas, adil, dan mampu mendukung peningkatan mutu pembelajaran di sekolah. (Riyani_Humas/Red)
|
51x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...