
Merangin (man2merangin) --- Di Kabupaten Merangin, Jambi, menggelar kegiatan pemakaian Baju Melayu bagi seluruh pegawai, guru, dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Adat Melayu Jambi Tahun 2026 sekaligus mendukung pelestarian budaya daerah serta menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas Melayu Jambi.
Pelaksanaan pemakaian Baju Melayu ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Pemerintah Provinsi Jambi tentang pemakaian Baju Melayu yang berlaku pada 10–16 Juni 2026. Selama periode tersebut, suasana di lingkungan MAN 2 Merangin tampak berbeda. Seluruh warga madrasah mengenakan pakaian adat Melayu, menciptakan nuansa budaya yang kental di setiap sudut madrasah. Hal ini tidak hanya memperindah lingkungan sekolah, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan serta kecintaan terhadap warisan budaya lokal.

Kepala MAN 2 Merangin, Muhamad Arifin, S.Pd.I, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar memenuhi imbauan pemerintah, melainkan juga bagian dari upaya madrasah dalam menanamkan nilai-nilai budaya kepada seluruh warga sekolah. "Pemakaian Baju Melayu ini merupakan bentuk nyata kecintaan kita terhadap budaya dan kearifan lokal yang diwariskan oleh para pendahulu. Sebagai lembaga pendidikan, MAN 2 Merangin memiliki tanggung jawab untuk menjaga, melestarikan, dan mengenalkan budaya Melayu kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman," ujarnya.
Muhamad Arifin menambahkan, pelestarian budaya harus dimulai dari lingkungan pendidikan. Menurutnya, madrasah tidak hanya berperan dalam membentuk peserta didik yang unggul secara akademik, tetapi juga membangun karakter yang kuat serta menghargai budaya dan identitas daerah. "Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan rasa bangga menjadi bagian dari masyarakat Melayu Jambi. Budaya bukan hanya untuk dikenang, tetapi harus dipraktikkan dan diwariskan agar tetap hidup di tengah masyarakat. Semoga semangat melestarikan adat dan budaya ini dapat terus tumbuh dalam diri seluruh warga madrasah," tambahnya.

Kegiatan pemakaian Baju Melayu ini mendapat sambutan positif dari seluruh pegawai dan tenaga kependidikan. Selain mempererat kebersamaan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi budaya yang efektif dalam memperkuat identitas daerah di lingkungan madrasah. Para peserta merasa bangga dapat berpartisipasi dan turut melestarikan budaya Melayu Jambi.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, MAN 2 Merangin menegaskan komitmennya dalam mendukung program pelestarian budaya Melayu Jambi. Madrasah ini juga berupaya memperkuat nilai-nilai kebersamaan, persatuan, dan kecintaan terhadap budaya lokal sebagai bagian dari pembentukan karakter bangsa. (Riyani/Red/Humas)
|
122x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...