
Merangin (man2merangin) --- Dalam upaya meningkatkan kedisiplinan peserta didik, guru Bimbingan Konseling (BK) bersama guru piket di MAN 2 Merangin terus memperketat pengawasan terhadap siswa yang datang terlambat ke sekolah. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pembinaan karakter agar siswa terbiasa menghargai waktu dan mematuhi tata tertib madrasah.
Setiap pagi, guru BK dan guru piket tampak berjaga di gerbang sekolah untuk memantau kehadiran siswa. Siswa yang datang melewati batas waktu masuk sekolah diberikan pembinaan dan arahan secara persuasif agar tidak mengulangi kebiasaan tersebut.
Guru BK MAN 2 Merangin menyampaikan bahwa kedisiplinan merupakan salah satu kunci utama keberhasilan siswa, baik dalam proses belajar maupun kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, pihak sekolah terus berupaya menanamkan budaya disiplin sejak dini.
“Penegakan disiplin ini bukan untuk menghukum, tetapi untuk mendidik siswa agar lebih bertanggung jawab terhadap waktu dan kewajibannya sebagai pelajar,” ujar salah satu guru BK.
Selain diberikan pembinaan, siswa yang terlambat juga diminta membuat komitmen untuk lebih disiplin ke depannya. Guru piket bersama guru BK turut melakukan pendekatan humanis dengan mencari tahu penyebab keterlambatan siswa sehingga dapat ditemukan solusi yang tepat.
Kegiatan pendisiplinan ini mendapat dukungan dari pihak madrasah karena dinilai mampu membentuk karakter siswa yang lebih tertib, disiplin, dan bertanggung jawab. Dengan adanya kerja sama antara guru BK dan guru piket, diharapkan budaya datang tepat waktu dapat terus tumbuh di lingkungan MAN 2 Merangin.
Melalui langkah ini, MAN 2 Merangin menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kedisiplinan peserta didik.(Ani3_Humas/Red)
|
20x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...