
MERANGIN — MAN 2 Merangin belum melaksanakan upacara bendera pada Senin pagi, 31 Agustus, di tengah kondisi kualitas udara yang kurang baik di wilayah Rantaupanjang.
Berdasarkan pantauan IQAir sekitar pukul 07.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI⁺) di Rantaupanjang mencapai 149, dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 55 µg/m³. Kondisi tersebut berada pada kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala MAN 2 Merangin, Muhammad Arifin, S.Pd.I, mengatakan bahwa pihak sekolah mempertimbangkan kondisi udara dan kesehatan peserta didik sebelum melaksanakan kegiatan di luar ruangan.
“Kami melihat kondisi udara pagi ini yang kurang baik. Keselamatan dan kesehatan siswa serta guru menjadi pertimbangan utama. Karena itu, pelaksanaan upacara bendera pagi ini belum kami laksanakan,” ujar Muhammad Arifin, S.Pd.I.
Ia menambahkan, pihak sekolah akan terus memantau perkembangan kondisi udara dan menyesuaikan kegiatan sekolah dengan situasi yang ada.
Kondisi udara tersebut menjadi perhatian karena kegiatan upacara bendera melibatkan seluruh siswa dan guru dalam waktu yang cukup lama di ruang terbuka. Terlebih, kelompok yang sensitif terhadap polusi udara berpotensi mengalami dampak kesehatan yang lebih besar.
Sementara itu, berdasarkan data pada foto yang diperoleh dari IQAir, selain AQI⁺ 149, tercatat suhu 25°C, kecepatan angin 4 km/jam, dan kelembapan 91 persen.
|
10x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...