
Merangin — Dalam upaya memperkuat pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak mulia, MAN 2 Merangin mengikuti kegiatan Forum Ngopi dan Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Kegiatan ini menjadi ruang belajar, berbagi gagasan, dan memperkuat komitmen pendidik dalam menghadirkan pembelajaran yang humanis, bermakna, serta berlandaskan nilai-nilai cinta.
Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) merupakan pendekatan pendidikan yang menempatkan nilai kasih sayang, kepedulian, penghargaan terhadap sesama, dan pembentukan karakter sebagai bagian penting dalam proses pembelajaran. Melalui pendekatan ini, pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
Forum Ngopi menjadi wadah untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman mengenai tantangan pendidikan serta strategi menghadirkan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan inklusif. Sementara itu, workshop Kurikulum Berbasis Cinta memberikan penguatan pemahaman kepada para pendidik tentang pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai cinta dalam kegiatan pembelajaran, interaksi antara guru dan peserta didik, serta budaya positif di lingkungan madrasah.
Keikutsertaan MAN 2 Merangin dalam kegiatan ini merupakan bagian dari semangat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat peran madrasah sebagai tempat tumbuhnya ilmu pengetahuan, karakter, dan nilai-nilai kemanusiaan. Pendidikan yang dilandasi cinta diharapkan dapat membangun hubungan yang lebih dekat antara guru dan peserta didik, sehingga setiap anak merasa dihargai, diterima, dan termotivasi untuk mengembangkan potensi terbaiknya.

Kepala Madrasah MAN 2 Merangin, Bapak Muhammad Arifin, senantiasa menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan dan penguatan karakter peserta didik. Semangat ini sejalan dengan upaya menjadikan madrasah sebagai lingkungan pendidikan yang tidak hanya mengedepankan prestasi, tetapi juga menanamkan nilai keimanan, akhlak, tanggung jawab, kedisiplinan, dan kepedulian sosial.
Melalui kegiatan Forum Ngopi dan Workshop KBC, diharapkan para pendidik semakin terinspirasi untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih dekat dengan hati peserta didik. Sebab, keberhasilan pendidikan bukan semata-mata diukur dari nilai yang diperoleh, melainkan juga dari karakter yang terbentuk, akhlak yang terjaga, dan kebaikan yang tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.
Menanamkan cinta adalah menanamkan kebaikan. Menumbuhkan karakter adalah menyiapkan masa depan. Dengan semangat Kurikulum Berbasis Cinta, MAN 2 Merangin terus berupaya mewujudkan pendidikan yang memanusiakan manusia, membangun generasi berakhlak mulia, serta mencetak insan yang cerdas, peduli, dan berdaya saing.
MAN 2 Merangin — Mendidik dengan ilmu, membimbing dengan hati, dan menumbuhkan karakter dengan cinta.
Ani3 -Humas/Red
|
87x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...